Mencari Cahaya dari Masjid ke Masjid perjalanan mengumpulkan bekal

28 Februari 2012

Shalatullahi Wassalam

Assalamu'alaikum 

Allahumma shalli 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammadin kama shallaita 'ala Ibraahim wa 'ala ali Ibraahim...

Ada banyak macam redaksi sholawat yang kita dengan sekarang ini. Yaah, membaca sholawat sangat dianjurkan bagi orang muslim karena Allah SWT dan Malaikat pun bershalawat kepada Rasulullah SAW. Ayat tentang ini sering kita dengar setiap minggu pada saat khatib berkhutbah di hari Jum'at.

Innallaha wa malaikatahu yusalluna ‘alannabi ya ayyuhalladzina amanu shallu alaihi wasallimu taslima. 

Terjemahannya, Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. al-Ahzab: 56)

Namun sekarang terdapat banyak redaksi sholawat yang dikumandangkan. Sebut saja ada Sholawat Tahrim yang sering diperdengarkan sebelum azan sholat fardlu di Masjid-masjid, seperti Masjid Istiqlal Jakarta. Shalawat ini dibawakan oleh Syaikh Khalil Al Khusariy  biasa diperdengarkan kira-kira mulai sepuluh menit menjelang waktu sholat masuk "Asshalatu wassalaamu alaiih, Yaa Imaamal Mujaahidiin". Akhir-akhir ini sering juga terdengar shalawat yang khabarnya dipopulerkan oleh seorang Habib seperti "sholaatum bissalamil mubin.. linuqtatitha'yiini yaa ghoraami..."  Kedua shalawat tersebut sangat merdu dan enak didengar bahkan banyak yang menghafalnya.

Contoh lain dari redaksi sholawat adalah yang sering dibawakan oleh para qori dan qoriah setiap selesai belajar bersama, lihatlah video berikut :

Video : Youtube / dokumen pribadi


Nah, bagaimana kita menyikapi ini ? Terdapat pula banyak pendapat dan selisih dalam hal boleh tidaknya kita membawakan shalawat dengan macam-macam redaksi, bahkan menciptakan atau berkreasi dengan sholawat ciptaan sendiri. Saya sendiri lebih suka bersholawat seperti redaksi yang tertera dalam hadist-hadist. Kewajiban kita untuk terus berikhtiar mencari ilmu berkaitan dengan sholawat. Artikel ini dan yang ini bisa sebagai wawasan awal. Yang jelas kita wajib bersholawat karena diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an. Orang yang senantiasa bersholawat Insya Allah berkesempatan besar memperoleh syafa'at dari Rasulullah SAW di yaumil akhir nanti. Yuk, Mari bersholawat...

Salam

Alloohumma baarik ‘ala Muhammadin wa ‘ala ali Muhammadin, kamaa barokta ‘ala ali Ibroohiima innaka hamiidummajiidun


24 Februari 2012

Video Bimbingan Tilawah Edisi 2

Assalamu'alaikum

Subhanallah..! 
Kaget sekaligus bahagia melihat statistik kunjungan ke blog ini, terutama beberapa tulisan yang terus mendapat kunjungan. Bahagia rasanya tulisan kita bisa dibaca dan bermanfaat bagi orang lain. Tidak hanya saat tulisan tersebut ditayangkan bahkan setiap hari selalu mendapat kunjungan yang tidak kurang dari 100 tayangan.

Screenshoot Statistik Kunjungan (lima besar)
Terlihat gambar di atas untuk lima postingan yang nongkrong teratas.
Tausyih Lagu-lagu Tilawah Al-Qur'an saat postingan ini dibuat tercatat dikunjungi sebanyak 8.237 kali padahal tulisan baru tayang sejak Agustus 2011. Tulisan ini sendiri berangkat dari respon yang penulis terima dari permintaan untuk menampilkan tausyih lengkap bimbingan tilawah pada postingan Contoh Video Bimbingan Tilawah  tayang tepat pada akhir tahun 2010. 

Banyaknya pengunjung yang singgah baik melalui rujukan search Engine Google, youtube maupun kunjungan langsung, sementara dapat disadari bahwa ternyata animo pengunjung mendapatkan informasi tentang bimbingan tilawah ini sangat besar, selain itu memang terlihat referensi tentangnya juga masih sedikit yang tersedia di internet.   
Video bimbingan tilawah yang saat ini mencapai  17.171 penayangan di youtube, juga dibuat untuk merespon  komentar-komentar video sebelumnya di youtube yang saya unggah dalam bentuk bagian-bagian kecil alias satu-satu tingkatan nada. Komentar yang muncul menginginkan adanya bentuk video dengan tingkatan nada lengkap. Nomor Handphone yang tercantum pada bagian deskripsi video tidak luput dari pantauan pengunjung video di youtube, sehingga saya pun mendapat banyak sekali sms yang berniat untuk memesan koleksi tersebut. 

Hari ini sengaja saya unggah dua contoh video lanjutan. Contoh ini sengaja dibuat sangat sederhana agar ukuran file-nya kecil sehingga mudah diunduh ke youtube. Versi lengkapnya Insya Allah akan segera menyusul karena melalui beberapa tahapan konversi dari kaset ke versi digital (MP3), selain itu tahapan desain dan kompilasi video. 

Tausyih Lagu Nahawan

Bagi yang memerlukan file berformat *.MP3, silahkan diunduh Nahawan Asli (MP3), Nahawan Mutawashith (MP3), Nahawan 'Iraqi (MP3), Nahawan Ajam (MP3).


Praktek Tausyih Lagu Nahawan


Dua video terakhir hanya sebagai contoh penerapan nada-nada pada tilawah Al-Qur'an untuk lagu Nahawan saja. Insya Allah Saya berniat untuk menampilkan Video Tausyih dan Prakteknya secara bertahap melalui tulisan berseri mulai dari Tausyih Bayyati dan Prakteknya sampai Tausyih Terakhir seperti dalam daftar Tausyih pada tulisan Tausyih Lagu-lagu Tilawah Al-Qur'an, Mohon do'a dan support  nya. 
Semoga bermanfaat..!



Wassalam



05 Februari 2012

Akibat Sifat Ingkar, Kufur dan Sombong Kepada Allah SWT


Bersyukur Melapangkan Hati, Mengikis Kesombongan.. 



Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga hari ini Allah memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua. Amin.

Pengajian #alhijri pagi ini membahas tafsir ttg QS Al-Mu'minun (23) ayat 78-80. Dapat juga dilihat di TL @irfan_beik.

1. Akibat buruk dr sifat ingkar, kufur, dan sombong kpd Allah akan menyebabkan kehinaan & kesengsaraan di dunia & akhirat. #alhijri

2. Tdk mungkin seorang yg sombong akan sukses. Kl pun sukses, pastilah hanyalah sementara saja. #alhijri

3. Krn, sifat sombong ini akan menutup pintu rahmat & ampunan dr Allah swt. #alhijri

4. Sifat sombong juga akan mengundang adzab & siksa dr Allah swt. Na'udzubillah.. #alhijri

5. Selain itu, sifat ini pun kan mnjauhkan manusia dgn manusia. Krn tdk ad satu pun manusia yg suka dgn org sombong. #alhijri

6. Salah 1 pesan Lukman kpd anaknya yg terdapat dlm QS Lukman (31) ayat 12-19 a u menjauhi sifat sombong. #alhijri

7. QS 31 ayat 12-19 ini mrpkn materi dasar yg hrs disampaikan kpd anak2 kita dlm mendidik mereka. #alhijri

8. Kpd anak2, kita didik mrk ttg tauhid, syukur, menjauhi syirik, pentingnya amar ma'ruf nahi munkar, dll. #alhijri

9. Larangan sifat sombong ini tdpt dlm QS 31: 18. "Dan jgnlah km memalingkan wajah dr manusia (krn sombong).. #alhijri

10. ..Dan jgnlah berjalan d bumi krn angkuh. Sungguh, Allah tdk mnyukai org2 yg sombong & mbanggakan diri." (31: 18) #alhijri

03 Februari 2012

Apakah Benar Peringatan Maulid Rasulullah SAW Diperintahkan Allah SWT ?

Assalamu'alaikum wr wb.

Tulisan ini sengaja ditulis sesaat usai melaksanakan shalat Jum'at 03 Februari 2012 di Masjid Al Kautsar Kompleks Gramapuri - Cibitung. Kesengajaan ini berdasarkan rasa penasaran atas isi khutbah yang disampaikan oleh Sang Khatib. Tidak ada maksud untuk mendiskreditkan Khatib dalam hal ini hanya ikhtiar  mencari titik terang maupun secercah kebenaran.

Beberapa saat sebelum waktu Jum'at masuk pengurus DKM membacakan maklumat tentang keuangan Masjid sebelumnya membacakan 4 buah undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari pengurus Masjid dan Mushalla sekitar Cibitung. Begitu gegap gempitanya peringatan demi peringatan selama ini. 
Setelah wasiat taqwa, khatib langsung menyampaikan isi khutbahnya dengan tema "Hikmah Maulid Rasulullah SAW".

Ada tiga kejadian besar pada saat hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul tahun gajah menurut riwayat yaitu pertama, kelahiran Rasulullah SAW itu sendiri yang menandakan bahwa lahirnya seorang bayi dengan bercahayanya rahim Siti Aminah menerangi kota mekah dan bahkan sampai seluruh penjuru jazirah arab kala itu menandakan bahwa kelahiran Rasulullah SAW membawa cahaya Islam "Nur 'ala Nur" ke penjuru dunia. Kedua, peristiwa padamnya api keabadian Majusi yang menandakan telah datang ketauhidan yang dibawa oleh Rasulullah SAW yang menandakan bahwa tidak ada keabadian kecuali Allah SWT. Ketiga, peristiwa robohnya dua gereja yang kokoh di bahira, yang menandakan bahwa Allah SWT sangat geram pada pernyataan bahwa Allah SWT mempunyai anak, bahwa Uzair adalah putra Allah SWT, bahwa Isa A.S adalah anak Allah SWT.

Dalam penyampaian isi khutbahnya sebelum mengakhiri khutbah pertama Khatib mengutip ayat 103 dari surat Ali Imran (QS. Ali Imran : 103) lalu beliau menafsirkannya.
QS. Ali Imran : 103
wai'tashimuu bihabli allaahi jamii'an walaa tafarraquu waudzkuruu ni'mata allaahi 'alaykum idz kuntum a'daa-an fa-allafa bayna quluubikum fa-ashbahtum bini'matihi ikhwaanan wakuntum 'alaa syafaahufratin mina alnnaari fa-anqadzakum minhaa kadzaalika yubayyinu allaahu lakum aayaatihi la'allakum tahtaduuna

Terjemahannya

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

Dalam menyampaikan tafsir ayat ini Khatib menitik beratkan pada "waudzkuruu ni'mata allaahi 'alaykum idz kuntum a'daa-an fa-allafa bayna quluubikum fa-ashbahtum bini'matihi ikhwaanan wakuntum 'alaa syafaahufratin mina alnnaari fa-anqadzakum minhaa (dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.)"

22 Desember 2011

Ibu, Nisanmu Terukir Lebih Dulu

|*Sebuah Refleksi Balik Kampoeng 1431H
*Tulisan ini adalah repost dari note facebook penulis tertanggal 26 September 2010, dengan beberapa penambahan.

Momen pulang kampung pada Idul Fitri 1431 H kusempatkan diri mengunjungi Pusara Kakanda dan Ibunda tercinta. Jarak yang sangat jauh sedikit menghalangiku untuk menyambanginya. Waktu 30 menit tak mampu menghapus kerinduanku hingga kucoba menggoreskannya dalam untaian kata. 

Astagfirullahal'aziim,..... ku tersentak dalam khilaf.

Nisan : Devi Akhmadi, Wafat-1980
Foto : Dokumen Pribadi

Aku tersadarkan oleh tulisan pada nisan-nisan yang lusuh, rupanya telah hampir tiga dekade nisan-nisan ini terukir.
Satu nisan yang paling lusuh tertulis nama yang sudah tidak jelas lagi  "Devi Akhmadi, Wafat 1980", nisan satunya lagi tertulis nama Ibunda empat tahun kemudian  "Rahmani, Wafat 1984" .

Ibunda, Almh Rahmani (1984)
Foto : Dokumen Pribadi


Wajah kakanda yang lucu, riang dan cerdas sayangnya tidak dapat kurekam dengan baik dalam ingatan, hanya dapat kusaksikan dari beberapa foto usang. Kakandaku yang periang, akankah aku mendapatkan anugrah sifat-sifat baik yang kau miliki, sungguh aku sangat iri akan budi pekertimu, setiap orang yang aku berpapasan dengannya dikampung kita hampir selalu yang terucap namamu yang  terukir indah dalam kenangan mereka. do'aku InsyaAllah akan selalu tulus untukmu mengiringi perjalanmu, semoga persaudaraan kita akan terus terikat sampai kita bertemu di alam yang lain.

Wajah ibunda yang selalu tersenyum dan menyiratkan aura penyayang akan selalu terlukis indah dalam sanubariku yang mengiringi do'a dalam setiap sujudku dan munajatku.

Ya Rabb, Yaa Ghaffaar ….karuniakan ampunan atas segala maksiat dan dosa yang dilakukan oleh tubuh kami, ampuni jikalau tubuh kami berbuat hina dan nista, Ampuni kami jikalau dalam tubuh kami ada daging haram yang kami makan dari makanan yang haram, Jadikanlah seluruh tubuh kami menjadi tubuh yang senantiasa bersih,
Ya Rabb, Yaa Quddus, bersihkanlah dari segala dosa dan maksiat yang pernah dilakukan oleh jasad kami ya Rabb, bersih dari harta yang haram, bersih dari makanan haram, bersih dari perbuatan haram,


Ya Rabb karuniakan segala ampunan atas maksiat hati kami, ampuni jikalau kami sering berbuat takabbur, jikalau hati ini sering menghina dan merendahkan orang lain, ampuni kami jikalau kami sering Riya’  Yaa Almutakabbir, ampuni jikalau kedengkian masih bersemayam dihati ini. Rabb…..jauhkan hati kami dari segala kesombongan sekecil apapun, indahkan hati ini dengan hati yang tawadhu’, jauhkan hati ini dari sifat riya’ dan pamer ya ALLAH, indahkann hati kami menjadi hati yang ikhlas karena Engkau, jauhkan hati kami dari kedengkian dan kebencian terhadap kaum yang beriman, jadikan hati kami menjadi hati yang penuh kema’afan, hati yang penuh kasih sayang Duhai Yaa Muqallibal Quluub….jadikan hati kami menjadi hati yang selalu ingat kepadaMu, hati yang tak pernah lupa kepadaMu, hati yang senantiasa merindukan kehadiranMu, hati yang tidak berharap selain kepadaMu, Rabb jadikan hati kami merasakan kebahagian mencintaiMu, mencintai orang – orang yang mencintaiMu,

Ya ALLAH, Yaa 'Aliim. hanya Engkaulah yang maha tahu kapan hidup kami berakhir, jadikan umur yang tersisa ini menjadi sisa umur yang senantiasa Istiqomah beribadah kepadaMu, sisa umur yang bisa membahagiakan bapak ibu dan keluarga kami . Golongkan sisa umur kami menjadi jalan kebahagiaan, kemuliaan Ibu dan Bapak kami ya ALLAH, jadikan umur yang tersisa bisa memberikan manfaat kebaikan bagi orang lain ya ALLAH….

اللهم إنا نسألك رضاك والجنة ونعوذ بك من سخطك والنار… 

Ya ALLAH…selamatkan kami agar tidak diperbudak oleh nafsu kami, selamatkan kami agar tidak tertipu oleh keserakahan dan tipu daya duniawi, jangan biarkan kami diperdaya oleh syahwat, jangan biarkan kami terjerumus karena amarah. Ya ALLAH andaikan suatu saat hidup kami berakhir…..Allahumma inna nas aluka taubatannasuuha, wataubatan qoblal maut, warahmatan indal maut, wamaghfiratan ba’dal maut, Allahumma inna nas aluka qusnul khatimah, wanauudzubika min syarril khatimah.

Amien Yaa Rabbul 'Aalamiin...


Yulef. D


Quote :

  • Perhitungan telah dekat kepada umat manusia, sementara mereka berpaling dalam kelalaian" (QS. Al Anbiya': 1)
  • Rasulullah SAW bersabda: “Sering-seringlah mengingat si Penutup Segala Kelezatan.” 
  • Sahabat Anas R.A mengatakan bahwa Rasululah SAW bersabda, “Banyak-banyaklah mengingat mati sebab mengingat mati itu menghapuskan dosa dan mengikis ambisi seseorang terhadap dunia.”





01 Desember 2011

Doa Hari Ini, Do'a Penawar Hati


ِاَللهمَّ إنّى أَعُوْذُُبِكًَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْْكَسَلِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنَ الْجُبْن وَالبُخْلِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَال

Allahumma inniy a 'uuzubika minal hammiy wal hazan, wa a 'uuzubika minal  'ajzi wal kasal, wa a 'uuzubika minal jubni wal bukhli, wa a 'uuzubika min ghalabatid dayni waqahrir rijaal...

"Yaa Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dari beban hutang dan kesewenang-wenangan orang lain"


13 November 2011

Terapi Penyakit Hati, Membacanya dengan Hati

Sepenggal paragraf indah yang mengetuk hati pada sinopsis :

"Hati yang resah, gelisah, hati yang merasa sakit, hati yang tergores dan luka, hati yang marah, iri, dengki, lelah, lunglai seolah tanpa sinar dan energi, adalah hati yang sedang mengalami sesuatu. Hati memang bagi perahu. Bila perahu itu terlalu banyak muatan dan berlobang, akan tenggelamlah ia. Begitu pula hati manusia, Bila dimuati banyak dosa, noda, bercak, akan tenggelamlah dirinya sebagai manusia. "



Membaca buku ini mesti dengan hati, buatlah usaha agar yang menerima pesannya adalah hati. Penulisnya pun Insya Allah mengirimkan pesannya dari hatinya dengan sangat hati-hati. Bila pesan diterima artinya (menurut kaidah fisika) kita telah menyamakan frekuensi Hati kita dengan hati penulis yang membuat terjadinya resonansi hati yang membaca. Resonansi yang berpengaruh besar terhadap getaran hati yang dahsyat. Getaran hati terjadi  karena kuatnya gelombang Iman yang merambat ke dalamnya. Pantulan gelombang Iman Insya Allah akan menebarkan Amal kebaikan. 

Mengisi slot waktu yang singkat menjelang tidur malam ini, saya mencoba membolak balik halaman demi halaman yang belum sempat dibaca pada buku ini "Terapi Penyakit Hati". Tertarik rasanya menemukan kitab sumber berjudul "Ad-Du'a wa Ad-Dawa'" dari muallif tersohor ini (semoga Allah merahmati beliau), googling pertama malam ini masih belum berhasil dan hanya menemukan sedikit informasi tentang karya-karya beliau yang masyhur. Searching ke dua baru menemukan ini. Judul yang mirip "Am raadh al quluub wa syifaa uha". 

Buku terbitan Qisthi Press ini memikat dengan judulnya, baik dibaca oleh mereka yang merindukan secercah penawar hati yang gundah gulana dalam ombang-ambing kehidupan yang mendera. Mungkin karena hasil terjemahan sehingga menjadikan buku ini agak sulit dicerna bagi pembaca saat pertama, namun akan terasa mengalir baik bila membacanya dengan membiasakan diri lebih konsentrasi menangkap pesan di dalamnya. Membaca dengan hati-hati salah satu solusi terbaik agar dapat mencerna setiap goresan hikmah terapinya.  
  


13 September 2011

Share Video Saja

Di Sela-sela santai beberapa saat menunggu Isya kemaren, Alhamdulillah selesai juga meng-Compile video lirik "Doa Kalbu". Lumayan, jadi lebih mengerti perilaku piranti lunak sederhana bernama Windows Live Video. Ini hasilnya,  Cekidot :


Piranti lunak yang terlibat :
Desain Background : Menggunakan CorelDraw X4 
Sumber Video          : youtube.com  (Mp4)
Sumber Lirik           : Google.com
Converter               : Mp4 to Mp3 Converter
Movie Maker         : Windows Live Movie Maker (Windows 7)


Semoga Bermanfaat... 

Jazakumullah Khair..

25 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri 1432 H


Hari kemenangan akan segera datang, Bulan yang penuh keberkahan akan segera berlalu meninggalkan kita, Hati yang bersih dan jiwa yang suci  menyambut hari kemenangan dengan lantunan gema Takbir, Tahmid dan Tasbih dan Hati yang bersih dan jiwa yang suci pun merindukan kedatangan kembalinya Bulan Ramadhan.

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا , وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا

Sungguh Beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya. [QS. Asy-Syam : 9-10]

23 Agustus 2011

Fadhilah Membaca Kalimat لا اله الا الله وحده ...


Tulisan Hadistnya : 
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال (( من قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير في يوم مائة مرة كانت له عدل عشر رقاب وكتبت له مائة حسنة ومحيت عنه مائة سيئة وكانت له حرزا من الشيطان يومه ذلك حتى يمسي ولم يأت أحد بأفضل مما جاء به إلا أحد عمل أكثر 
من ذلك ) )*  البخاري
Terjemahannya :
Dari Abu Huroiroh, Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Barangsiapa membaca Laa Ilaa ha illaLLahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala syai in qadiir  100 kali, maka baginya (pahala) memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan baginya, dihapus 100 keburukan darinya, dzikir ini akan menjaganya dari (gangguan) setan pada hari itu hingga sore, dan tidak ada seorang pun yang amalannya melebihinya kecuali orang yang melakukan amalan lebih banyak dari itu. (HR. Bukhori [3293] dan Muslim [2691])

22 Agustus 2011

10 Karakter Negatif Manusia Tersebut dalam Al-Qur’an



Ilustrasi, Source : Google.com

Alhamdulillah wa syukurillah tanpa terasa sudah di hari yang ke 22 Ramadhan 1432 H, perasaan bercampur antara senang dan sedih. Senang akan kenikmatan ibadah di Bulan penuh berkah ini berbeda dengan Ramadhan-ramadhan sebelumnya, karena di Ramadhan tahun ini beberapa kesempatan sangat baik dan mulya rasanya spesial diberikan oleh Allah SWT. Perasaan sedih karena Ramadhan 1432 H akan segera berlalu, Berharap dengan khusyu’ dan kerendahan diri kepada Sang Maha Pemilik Jiwa ini Semoga dipertemukan kembali dengan Ramadhan 1433 H.
Mengisi sisa-sisa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi kegiatan tadabbur terus berjalan, Sebagai bagian dari tadabbur Al-Qur’an QS. Azzariyat : 21, Allah berfirman :
وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ 
Terjemahannya : dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Saat ini ane tertarik menuliskan beberapa Sifat Dasar Manusia (*karakter negatif) yang tersebutkan dalam Al-Qur’an. Dengan mengetahui sifat dan kualitas dasar manusia semoga menjadi pelecut semangat agar lebih mempersiapkan diri agar mendapat Bimbingan Allah Azza wa Jalla untuk keluar dari sifat dasar yang buruk (negatif), dibimbingNya menuju sifat penuh kebaikan.
Setidaknya , Ada 10 (sepuluh) sifat dasar (karakter) manusia yang negatif tersebut dalam Al-Qur’anو Marilah kita perhatikan :
1. Karakter (sifat) Pertama adalah : Manusia bersifat Lemah (Dhaif)
Allah Berfirman :
وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا. سورة النسآء : 28
Terjemahannya :
“… Dan manusia dijadikan bersifat lemah..” [QS. An-Nisaa’ : 28]
2. Tidak berterimakasih (جحــــود)
وَإِذَا مَسَّ الْإِنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَنْ لَمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Terjemahannya :
“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”  [QS. Yunus : 12]


10 Agustus 2011

Tausyih lagu-lagu Tilawah Al-Qur’an






Tausyih lagu-lagu Tilawah Al-Qur’an
كلكسى يولف ديان بن البستان الدين

Bacaan Mujawwad
Tahun 1993 ane bersyukur mengenal lebih dekat salah satu cara membaca Al-Qur’an yaitu dengan bacaan Mujawwad, saat diperkenalkan oleh Buya (Ustadz) Drs. Syamsu Bahri di Mushalla Awaliyah tempat dimana ane mengenal dan belajar Al-Qur’an dari nol persen di bawah bimbingan Buya Pak Murna (Alm. M. Kadir), Buya Syamsu sebagai pelanjut Buya Kadir mengenalkan irama pada surat Al-Hijr. Semoga sahabat ane seperjuangan sepengajian Rudianto, Syafriadi dan yang lain masih hafal.
Buya Syahrimal, BA menambah wawasan ane dengan mengenalkan tingkatan-tingkatan nada dan praktek standar nada pada Surat Maryam.
Setelahnya Bimbingan Ustadz Darul Ulum dari LPTQ Kab. Kerinci atas fasilitas Bapak Drs. Amir Syarifudin (saat itu sbg KUAKEC) memberikan standar surat Al-Mukminun dan As-Syu’ara. 
Sahabat ane yang baik Juara I Dewasa Tingkat Kabupaten dan Propinsi Jambi Asmal Jaya Jazakallah untuk bimbingan tambahan standar lagu pada surat Al-Insan.
Jazakumullah khairan katsira untuk Ustadz dan Ustadzah dari Lembaga Tahsin Al-Qur’an An-Nur, Sekolah Tinggi Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (STAIPIQ) Padang atas bimbingan intensifnya tahun 2005 dalam Tahsin, Tahfidz, Tarjim, Tafsir dan Tilawatil.
Berikut Tingkatan Nada yang masih ane simpan dalam pelajaran program Tilawatil di LTA An-Nur STAIPIQ :
1. Tausyih Lagu Bayati

- Bayati Ashli Tingkatan Nada Qarar
فَـارْحَمْ ذُلِّى وَوَقْـفَنِى بَيْنَ يَدَيْكَ اِنْ زَلَّ قَـدَمَ
- Bayati Nawa Tingkatan Nada Qarar
سَـيِّـدِى بِـالَّذِي آمَدَّكَ بِالْحُسْنِ, وَأَوْلَاكَ بَهْجَةً وَّجَمَا لًا
- Bayati Syuri Tingkatan Nada Qarar
وَالَّذِي خآصَّ وَاجْنَتَيْكَ بِسِحْرٍ حَلَا لًا
- Bayati Jawab I, Tingkatan Nada Jawab
صِلْ مُحِبًّايَّرَ الصَّبَابَةَ شَوْقًا 3 , وَصِلُّوْا مَحَآلًّا
- Bayati Jawab II, Tingkatan Nada Jawab
هُوَ أَحْمَدٌ بَابٌ الْهُدَى, ذُو الْمُعْجِزَاتِ عَلىَ الْمَدَى
- Bayati Jawab III, Tingkatan Jawabul Jawab
وَشَفِيْعُنَا جَمِيْعًا غَدَى بَابٌ الرِّضَا بَحْرُ الْهَنَا
- Bayati Syuri, Tingkatan Nada Jawab
هُوَ أَحْمَدٌ بَابُ الْهُدَى, ذُوالْمُعْجِزَاتِ عَلَى الْمَدَى
- Bayati Syuri Jawab/ syuri al-bayati/ bayati Mumtaz, tingkatan Nada Jawabul Jawab
وَشَفِيْعُنَا جَمِيْعًا غَدَى بَابٌ الرِّضَا بَحْرُ الْهَنَا
2. Tausyih Lagu Shaba

30 Juli 2011

Masjid Ideal Dalam Anganku

Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Umat, memakmurkan Masjid berarti memakmurkan Jamaah dan orang disekitar Masjid.

وَأَنَّ الْـمَسَاجِدَ لِلهِ فَـلاَ تَدْ عُوْا مَعَ اللهِ أَحَــدًا | من سورة الجن : 18

Terjemahannya :

Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.  (QS. Al-Jinn [72] : 18)

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ الله مَنْ ءَامَنَ بَاللهِ وَالْيَوْمِ الاَخِرِ وَاَقَامَ الصَّلاَةَ وَءَاتَى الزَّكَوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلاَّ الله فَعَسَى اُولَئِكَ اَنْ يَكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ  من سورة التوباة : 18

Terjemahannya :

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. At-Taubah : 18)

 

(( مَنْ بَنَى مَسْجِداً يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللهِ بَنَى اللهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ )) وفي رواية لمسلم: (( بَيْتاً فِي الْجَنَّةِ )).

“Barangsiapa membangun masjid –karena mengharap wajah Allah- maka Allah akan membangunkan untuknya yang semisalnya di dalam syurga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Dan dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lafal: “rumah di dalam syurga.”

Keutamaan tersebut di atas hanya bisa dicapai dengan ikhlas semata-mata karena Allah, mengharap wajah Allah sebagaimana teks hadits. Meskipun masjid yang dibangun itu berukuran kecil.

Dalam hadits yang lain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 مَنْ بَنَى ِللهِ مَسْجِداً وَلَوْ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتاً فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa membangun sebuah masjid karena/untuk Allah walau seukuran sarang (kandang) burung atau lebih kecil dari itu, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di dalam syurga.” (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 6128).

Adapun bila seseorang membangun masjid dengan tujuan ingin dipuji oleh manusia atau hanya untuk berbangga-banggaan semata maka ia tidak akan memperoleh keutamaan ini. Dan jika hal ini merajalela di tengah-tengah manusia maka itu salah satu pertanda dekatnya hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تقوم الساعة حتى يتباهى الناس في المساجد

“Tidaklah kiamat akan tegak sehingga manusia berbangga-banggaan dalam (membangun) masjid-masjid.” (HR. Ahmad, Abu Daud Ibnu Majah dan yang lainnya. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 7421)

Tidak seperti tahun lalu, aktifitas ramadhan hanya bisa saya lakukan di beberapa Masjid di sekitar tempat tinggal. Entah kenapa, Insya Allah bila mempunyai kesempatan pada Ramadhan kali ini saya sangat tertarik untuk berkunjung, bersafari ke beberapa Masjid setiap harinya. Maksud hati ingin mencoba mempelajari bagaimana bentuk pengelolaan Masjid yang baik sesuai dengan kultur dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Walaupun secara teoritis saya belum pernah mengikuti pelatihan-pelatihan resmi tentang pengelolaan Masjid, semoga dengan pengalaman langsung ini dapat memetik pelajaran yang berharga tanpa mengurangi maksud dan kekhusyu’an ibadah Ramadhan.

Secara pribadi saya sudah menetapkan standar pengamatan dan penilaian untuk memudahkan pengamatan atau observasi di lapangan. Secara penilaian berturut-turut dari yang belum baik sampai yang sangat baik saya memberikan nilai berupa bintang dari 1 (satu) bintang sampai 10 (sepuluh) bintang. Parameter-parameter yang menjadi objek pengamatan  berupa hal-hal sebagai berikut :

  1. Lokasi Masjid yang Strategis dan Mudah di Jangkau
  2. Kenyamanan Buat Jamaah dalam beribadah
  3. Manajemen Masjid / Pengelolaan yang profesional
  4. Kepengurusan Yang Aktif dan Proaktif
  5. Imam Masjid yang Hafiz, Fasih, Cerdas dan Berwibawa Taqwa
  6. Kaderisasi Yang Baik (Imam, Muadzin, Khatib, Mubaligh)
  7. AMIL Zakat yang Amanah dan pengelolaan ZIS yang baik.
  8. Remaja Masjid yang Aktif dan Kreatif
  9. Perpustakaan Masjid yang Rapi dan Lengkap
  10. Tempat Wudhu  dan Toilet yang Bersih
  11. Parkir, Tempat Penitipan Barang Yang Aman.
  12. Amal Usaha dan Donatur Masjid.
  13. Pemanfaatan Teknologi dan Sistem Keterbukaan Informasi untuk Jamaah.
  14. Jumlah atau Kuantitas Jamaah Rata-rata.
  15. Aktifitas Ramadhan (Khusus Bulan Ramadhan)

- Shalat Fardhu Berjamaah

- Shalat Qiyamullail

- Tadarrus dan Taklimul Quran

- Qultum / Ceramah

- Berbuka Bersama

- I’Tikaf (10 Terakhir Ramadhan)

Tidak ada metode khusus yang diterapkan dalam hal ini, hanya berusaha secara maksimal agar parameter-parameter tersebut di atas cukup terpenuhi dalam hal observasinya. Memang secara ideal observasi dilakukan selama rentang waktu tertentu bila ingin mendapatkan data yang lebih akurat, hal ini dapat dilakukan dengan perencanaan yang lebih matang tentunya. Dalam observasi kali ini rencananya saya berkunjung sebagai Jamaah Masjid sebagaimana biasanya dan sedapat mungkin berdiskusi dengan Jamaah atau Takmir Masjid untuk mendapatkan data tambahan. Saya berharap pada aktifitas Masjid selama Ramadhan dapat tergambar semua parameter yang saya amati.

Mumpung Ramadhan beberapa jam lagi, Niat sudah matang, tekad sudah kuat, sekarang berharap dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam usaha ini dan  tidak ada halangan yang berarti.

Sebagai objek acuan saya akan menjadikan beberapa Masjid sebagai tolok ukur :

- Masjid  Istiqlal  Jakarta Pusat

- Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng Jakarta

- Masjid At-Tin, Pondok Gede Jakarta

- Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan

- Masjid Al-Latif, Pasar Raya Grande Blok M

- Masjid Nurul Islam, Islamic Center Bekasi

- Masjid Al-Azhar,  Jakasampurna Bekasi

- Masjid Dian Al-Mahri / Kubah Mas, Depok.

- Masjid Al-Ikhlas Jatipadang (Masjid Pertama dengan ISO 9001 : 2008)

- Masjid Baitul Mustafa (Kawasan Industri MM2100)

- Masjid Baitul Ihsan, Komplek Bank Indonesia.

- Dan Insya Allah Masjid lain di area Jabodetabek sesuai rekomendasi yang ditemui dilapangan.


28 Juli 2011

Amaliah dan Sunnah Pokok di Syahru Ramadhan

 

b

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ و.و

Menurut tuntunan Rasulullah  صلى الله عليه وسلم

1. Berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala kepada Allah semata, bukan karena riya’ (pamer), sum’ah (publikasi) atau ikut-ikutan. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( من صام رمضان إيمانا واحتسابا ، غُفر له ما تقدم من ذنبه ) رواه الشيخان

Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala kepada Allah, maka diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Membiasakan diri bertaqwa kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya.

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كُتِبَ عَلَى الذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)

3. Menjauhi  sifat dan sikap yang diharamkan oleh Allah SWT yakni:

berbohong, mencela, mencaci, menipu, berkhianat, melihat sesuatu yang haram, seperti melihat lawan jenis yang bukan mahramnya, mendengarkan hal yang haram, gibah, dll.Rasulullah SAW bersabda :

Barangsiapa tidak bisa meninggalkan ucapan kotor dan dusta, maka Allah tidak butuh akan amalan (puasanya di mana) dia meninggalkan makanan dan minumannya. (HR. Al-Bukhari)

أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ الزَّيَّاتِ ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلا يَرْفُثْ ، وَلا يَسْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ : إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ "

Dari Abu Hurairahd , ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Apabila salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan gaduh. Jika seseorang memakinya atau memusuhinya, hendaklah ia berkata : Saya sedang berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Memperbanyak membaca dan mengkaji Al-Qur’an

Allah Azza Wa Jalla berfirman :

ان الذين يتلون كتاب الله وأقاموا الصلاة وأنفقوا مما رزقناهم سرا وعلانية يرجون تجارة لن تبور, ليوفيهم أجورهم ويزيدهم من فضله أنه غفور شكور . سورة فاطر : 29-30

Terjemahannya :

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri (QS. Faatir : 29-30)

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 121 :

الَّذِينَ آَتَيْنَا هُمُ الْكِتَابَ يَتْلُو نَهُ حَقَّ تِلاَ وَ تِهِ أُولَئِكَ يُؤْ مِنُونَبِهِ وَ مَنْ يَكْفُرْ بِهِ فَأُو لَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Terjemahannya :

Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (QS. Al-Baqarah : 121)

Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتابِ اللهِ تعالى فَلَهُ حَسَنَةٌ, و الحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثالِها. لاَ أَقُوْلُ: ألم~ حَرْفٌ. لَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ, و لامٌ حرف, و مِيْمٌ حرف.

Terjemahannya :

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alqur’an) maka baginya satu kebajikan, dan satu kebajikan digandakan menjadi sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan bahwa  Alif Laam Miim itu satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.”  HR. At-Turmudzi

5. Menghidupkan Qiyamullail atau Qiyam Ramadhan, dan amal-amal sunnah pada umumnya.

6. Memperbanyak sedekah, amal kebaikan, membantu saudara sesama Muslim, dll. Nabi SAW bersabda :

Sungguh Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau menjadi lebih dermawan di bulan Ramadhan. (HR. al-Bukhari)

7. Makan sahur dan mengakhirkannya hingga seukuran membaca 50 ayat al-Qur’an (kurang lebih 15 hingga 25 menit) menjelang adzan Shubuh. Nabi SAW bersabda,

Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur itu ada barakah. (HR. Bukhari dan Muslim)

 8. Bersegeralah berbuka puasa apabila matahari telah terbenam, dan usahakan dengan kurma atau dengan air putih, Rasulullah SAW bersabda :

Manusia masih senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa dan mengakhirkan makan sahur. (HR. Bukhari dan Muslim)

 

فستبق الخيراة

Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan 1432 H, Semoga kita dapat meraih prediket dan peningkatan TAQWA.


23 Juli 2011

الشِّرْكُ الأَكْبَرُ وَالأَصْغَرُ / Syirik Besar dan Syirik Kecil


أَمْرُ الشِّرْكِ عَظِيْمٌ, وَخَطَرُهُ كَبِيْرٌ, فَهُوَ يُخْرِجُ الإِنْسَانَ مِنْ دَائِرَةِ الإِسْلاَمِ, وَيُبْعِدُهُ عَنِ السَّعَادَةِ, وَقَدْ حَذَّرَ الله عِبَادَهُ مِنَ الشِّرْكِ تَحْذِيْراً شَدِيْداً, وَذَكَرَ – سُبْحَانَهُ – أَنَّهُ لاَ يَغْفِرُ لِلمُشْرِكِ, قَالَ تَعَالَى : 
“إِنَّ اللهَ لاَ يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءَ”
{ سورة النساء, الآية 47 }
وَذَكَرَ سُبْحَنَهُ فِي آيَةٍ أُخْرى أَنَّهُ قَدْ حَرَّمَ الجَنَّةَ عَلَى الْمُشْرِكِ, وَتَوَ عَّدَهُ بِالنَّارِ, لإَالَ تَعَالَى :
“إَنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِيْنَ مِنْ أَنْصَارٍ”
سورة المائده, الآية 72
وَذَكَرَ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ, أَنَّ مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَدْعُو مِنْ دُوْنِ اللهِ شَرِيْكًا دَخَلَ النَّارَ, قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
“من مات وهو يدعو من دون الله ندّا دخل النّار”  
رواه البخاريّ

وقد خاف الخليل إبراهيم على نفسه وعلى بنيه من الشرك, فسأل الله أن يجنبه وبنيه ذلك, قال تعالى حكاية عنه :
واجنبني وبني أن نعبد الأصنام
سورة إبراهيم, الآية 35
أقسام الشرك :
ينقسم الشرك إلى قيمين : شرك أكبر وشرك أصغر
الشرك الأكبر : تسوية غير الله بالله فيما هو من خصائص الله, كالذبح ولسجود والدعاء.
الشرك الأصغر : ما ورد في النصوص مما سمي شركا ولم يصل إلى درجة الشرك الأكبر, مثل : ماشاء الله وشئت, ويسير الرياء, والحلف بغير الله.

الفرق بين الشرك الأكبر والأصغر :
1. الشرك الأكبر يحبط كل العمل, والشرك الأصغر يحبط العمل الذي قارنه.
2. الشرك الأكبر يخلد صاحبه في النار, والشرك الأصغرلا يوجب الخلود في النار
3. الشرك الأكبر يخرج صاحبه عن الملة, والشرك الأصغر لا يخرجه عن الملة.
وينبغي للمسلم أن يبتعد عن الشرك كبيره وصغيره, ويستعيذ منه عموما.

DOA BERLINDUNG DARI KESYIRIKAN
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ, وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنَ الذَّنْبِ الَّذِيْ لَا أَعْلَمُ.
Allahumma inni a’uzubika an usyrika bika wa ana a’lamu, wa astaghfiruka minazzanbi alladzi laa a’lamu.
Yaa Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau (berbuat syirik) kepada-Mu sedang aku mengetahuinya. dan aku memohon ampunan kepadaMu dari dosa/kesyirikan  yang aku tidak mengetahuinya.

Sumber :
Al-Kitab Silsilah Ta’limul Lughatul Arabiyah
Level 3- Buku ke 5 : Kitabuttauhid
Hal : 20-22 

Luar biasa hari ini saya membaca sebuah kitab pelajaran bahasa arab yang sangat lengkap bahasannya, Petikan artikel di atas adalah salah satu point yang sangat penting untuk diketahui sebagai pengingat agar kita tidak tergelincir pada sikap syirik kepada Allah Azza wa Jalla.
Selain hikmah dan isi kandungan artikelnya yang baik dan padat makna, saya juga mencoba latihan memperlancar pengetikan teks bahasa arab, dari biasanya tidak menggunakan harakat/syakl, saya coba langsung membuat harakatnya, ternyata membutuhkan kesabaran yang lebih. Pengetikan  teks biasa (latin), saya terbiasa mengetik dengan kecepatan rata-rata 80 kata per menit, dengan teks bahasa arab ditambah syakl saya harus bersabar dengan kecepatan rata-rata 5-7 kata per menit. Melelahkan, minimal hari ini hikmahnya sudah membuat hafal semua posisi huruf di keyboard dan syakl-nya.
Dengan keadaan seperti ini, saya tidak sempat menterjemahankan. Berharap dilain kesempatan saya dapat memposting terjemahannya, agar dapat dipahami semua pembaca dan pengunjung blog ini.
Alhamdulillah, kesenangan dan kepuasan mampu menghapus kelelahan mengetik ketika saya mulai mengetik bagian terakhir dari naskah yaitu menampilkan do’a anti kesyirikan.

Fastabiqul Khairaat…. wassalamu’alaikum wr wb

18 Juli 2011

Bersiap, Lebih Baik Sebelum Mendadak

Pp

Biasanya pada bulan Ramadhan, hampir pasti di semua tempat-tempat bermukim kaum muslimin, aktifitas atau kegiatan rohaniah terlihat jauh lebih meningkat dari pada hari-hari bulan biasa, nuansa Ramadhan begitu kental dan sakral. Banyak kita temui seseorang menjadi lebih peka dengan ilmu agama di Bulan Ramadhan dibanding bulan lainnya, patutlah kita disyukuri. Memang, di bulan Ramadhan kita dianjurkan meningkatkan keimanan dan amalan shaleh, melakukan hal-hal positif dan tidak membatalkan shaum. Pada bulan Ramadhan setiap orang termotivasi untuk beribadah berlomba meraih tingkatan taqwa.


khusyuk mendengarkan ceramahAktifitas bernuansa kerohanian untuk mengisi kegiatan pada siang hari beragam mulai dari adanya kultum setelah shalat subuh, zhuhur dan ashar, ada juga diskusi-diskusi agama. Pada sore hari menjelang berbuka pun sering dilakukan kultum.


Adakalanya, beberapa keadaan darurat muncul sebelum munculnya sang Ustadz yang diundang memberikan kultum. Bisa saja Ustadz telat datang ke lokasi, bahkan terkadang tidak bisa memenuhi undangan pengurus karena ada uzur atau halangan yang tidak bisa ditinggalkan. Pada kondisi seperti ini seorang Ustadz yang telah berpengalaman biasanya sudah menyiapkan asisten penggantinya (badal). Bila tidak biasanya Takmir Masjid/pengurus yang menyiapkan penggantinya, hal ini bisa terjadi pada Masjid yang menerapkan manajemen yang sudah bagus sehingga bisa menentukan pengganti dalam waktu cepat berdasarkan database yang dimiliki.


Nah, Bagaimana dengan Masjid atau tempat kegiatan kultum lain yang menemui kesulitan pada situasi darurat seperti ini dalam mencari pengganti sang Ustadz, tentu saja solusi tercepat adalah meminta kesediaan salah seorang jamaah untuk bertindak sebagai pengganti.
Hal terbaik yang perlu dipersiapkan oleh pengurus atau Takmir Masjid untuk menghadapi situasi darurat ini adalah menyiapkan kader-kader pengganti atau setidaknya menyediakan buku-buku berisi kumpulan materi-materi ceramah yang bisa dipakai oleh semua orang yang ditunjuk nantinya. Yuuk bersiap.. mumpung sebentar lagi Ramadhan akan datang…
Bila ternyata harus memilih  biasanya jamaah yang terpilih secara mendadak, karena tidak siap yang terpilih didera kebingungan. Kebingungan biasanya terjadi pada awal atau permulaan Kultum. Bisa bingung menentukan tema Kultum bahkan bingung bagaimana ucapan permulaan untuk kultum setelah ucapan Assalamu’alaikum kepada hadirin.


Jadi, sebelum orang menunjuk kita secara mendadak sebagai badal/ pengganti sebaiknya kita menyiapkan diri agar bisa lebih tenang menghadapi situasi, walaupun tidak sebaik persiapan maksimal, minimal situasi darurat seperti ini dimanfaatkan sebagai ajang untuk proses belajar.
Selain persiapan mental, hal lain yang perlu dipersiapkan adalah hafalan kalimat tahmid pembuka kultum. Karena boleh jadi secara psikologis, pengucapan kalimat pembuka yang lancar akan sangat berpengaruh pada  peningkatan rasa percaya diri untuk menyampaikan materi kultum berikutnya minimal tidak hanya terdengar amma ba’du nya saja….hee hee hee. Setelah itu baru kesiapan materi kultum yang dapat berupa dalil ayat Al-Quran barang satu atau dua ayat atau dalil hadistnya.


17 Juli 2011

3 Hal Yang Tidak Ada Keraguannya

Hari ini kebetulan bertepatan dengan hari Milad ane, tanpa terasa sudah 32 tahun mendapat nikmat Allah yang namanya nafas kehidupan dan menikmati pernak-pernik dunia.
Yaa Allah, Yaa Rabb masih banyak amal yang belum hamba lakukan atas perintah-Mu, bimbinglah hamba-Mu yang lemah ini dengan hidayah dan ‘Izzah-Mu agar dapat kembali pada-Mu dengan Khusnul Khatimah.
"Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. QS. Al-'Araf : 23
Hari yang penuh keharuan ini Alhamdulillah lebih dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi membaca, kali ini bahan bacaan dari beberapa kitab-kitab Ulama yang masyhur telah tersedia banyak dalam NetBook. Berikut dituliskan salah satu hasil bacaan hari ini :
-------------------
Sebagai seorang muslim adalah wajib hukumnya mengimani Al-Quran karena itu adalah bagian dari rukun Iman yakni iman kepada Kitab-kitab Allah ‘Azza wa Jalla.
Bila kita membaca Al-Quran pastilah kita akan menemukan kalimat “لاَ رَيْبَ فِيهِ ” (Laa raiba fiihi). 
Dalam Kitab Kalimaatul Quran - Tafsiir wa bayaan oleh Ustadz Syaikh حسنين محمد مخلوف  Menjelaskan bahwa “لاَ رَيْبَ فِيهِ ” berarti
لاشك في أنه حقّ من عند الله” (tidak ada syak/ragu di dalamnya bahwasannya benar-benar datang dari sisi Allah SWT)
Menurut  Abu Islam Ahmad bin ‘Aliy dalam buku beliau berjudul ثلاثة لا ريب فيها bahwa Ada tiga hal yang mengiringi kalimat   “لاَ رَيْبَ فِيهِ”  (Laa raiba fiihi) tersebut dalam Al-Quran. yaitu Kitab Al-Quranul Karim, Al-Yaumul Qiyaamah dan  Al-Maut.
1. Al-Quranul Karim -- لاَ رَيْبَ فِيهِ
Al-Quran adalah kitab yang tidak ada keraguan daripadanya adalah pasti Al-Quran diturunkan oleh Allah SWT, pasti sebagai petunjuk bagi orang bertakwa.
Dalil-dalil yang bisa dibaca :
- QS. Al-Baqarah(2) : 2
ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
Terjemahannya :
Kitab itu (Al-Quran) tidak ada keraguan dari padanya, petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa.
- QS. Yunus : 37
وَمَا كَانَ هَـذَا الْقُرْآنُ أَن يُفْتَرَى مِن دُونِ اللّهِ وَلَـكِن تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ الْكِتَابِ لاَ رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahannya :
Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
- QS. As-Sajadah : 2
تَنزِيلُ الْكِتَابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahannya :
Turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam.


05 Juli 2011

Aisyah dan Maisyah 2

Oke, niat sdh mantap. Aisyah sdh siap. Maisyah sdg dijemput. Lanjut Bab-2 ttg Taaruf & Seleksi (ttp dari kacamata keuangan ya....) #AiMa
Boleh gak sih pertimbangkan HARTA dari calon suami/istri? Boleh aja, tapi jgn jadikan sebagai pertimbangan utama ya. #AiMa
Ingat rumus: Agama=1, Fisik=0, Keturunan=0, Harta=0, dan lain-lain nilainya 0 juga. Coba urutkan kriteria tsb tuk dpt nilai yg tinggi. #AiMa
Kalo kriterianya: Ganteng+Baikhati+DarahBiru+KayaRaya+AgamaOK, maka nilainya 00001. Alias 1 aja. #AiMa
Maaf ya.... Jaringan sdh tdk bisa diajak kerjasama lagi. Sepertinya ada jombloers yg sabotase nih :D dilanjut lagi nanti siang ya... Peace.


03 Juli 2011

Tafsir Ibnu Katsir

Assalamu’alaykum wr.wb
tafsir ibnu katsirTafsir Ibnu Katsir merupakan kitab paling penting yang ditulis dalam masalah tafsir al-qur-an al-‘Azhim, paling agung, paling bayak diterima dan tersebar di tengah umat ini. Beliau telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya. Tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat (baik hadist maupun atsar), bahkan hampir seluruh hadist periwayatan Imam Ahmad yang terdapat dalam kitab al-Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini.
Beliau pun menggunakan rujukan-rujukan penting lainnya yang sangat banyak, sehingga sangat kaya akan manfaat dalam berbagai disiplin ilmu agama (seperti ‘Aqidah, Fiqih dan lain-lain). Sangat wajar apabila Imam as-Suyuthi  rahimahullah berkata “Belum peranah ada kitab tafsir yang semisal dengannya.”


02 Juli 2011

Hikmah Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW

 

Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat beraktivitas. Semoga Allah memberikan karunia & rahmat-Nya kpd kita semua.

Kemarin, 27 Rajab 1432 H, btepatan dgn hari #isra'mi'raj, slh 1 peristiwa penting.

Insya Allah, saya akan kultwit ttg hikmah #isramiraj (baca: isra' mi'raj) bbrp saat lg.

1."Maha Suci Allah, yg tlh mperjalankan hamba-Nya pd suatu mlm dr Masjidil Haram k Masjidil Aqsha.." (17:1) #isramiraj

2."..yg tlh Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kpdnya sbagian dr tanda2 (kebesaran) Kami." (17:1) #isramiraj

3."Sesungguhnya Dia adlh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (17:1) #isramiraj

4.Terdapat 4 pelajaran penting (hikmah) dr peristiwa #isramiraj yg dpt kita ambil.

5.Pertama, peristiwa #isramiraj a mu'jizat terbesar kedua yg diterima Rasulullah saw stlh Al-Quran.

6.Krn itu, kita sikapi dgn iman (keyakinan) bhw peristiwa itu bnr2 terjadi. #isramiraj

7.Apalagi QS 17:1 dimulai dgn kalimat tasbih yg mnunjukkan kekaguman akan peristiwa yg agung. #isramiraj

8.Kedua, kt hrs mperkuat keimanan bhw Allah swt Maha Kuasa u melakukan ap yg dikehendaki-Nya, tmsk memperjlnkn hamba pilihan-Nya. #isramiraj

9."..Dan Allah mnentukan siapa yg dkehendakiNya (u diberi) rahmatNya (kenabian)&Allah mpunyai karunia yg besar." (2:105) #isramiraj

10.Manusia yg dipilih-Nya a manusia yg mmiliki kebersihan hati&pikiran,akhlak mulia,&ksh syg kpd sesama. #isramiraj

11.Para Nabi&Rasul Allah, semuanya memiliki sifat & karakter tsb. #isramiraj

12.Ketiga, peristiwa #isramiraj tjadi pd malam hari yg berarti kekhusyuan, kesyahduan, & ketenangan hati.

13.Byk ibadah yg diperintahkan dilakukan pd malam hari spt shalat witir, tahajjud, tarawih, dll. #isramiraj

14."Dan pd sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah km sbg suatu ibadah tmbhn bagimu.." (17:79) #isramiraj

15."..mudah2an Tuhan-mu mengangkat kamu k tempat yg terpuji." (17:79) #isramiraj

16."Sesungguhnya bangun d waktu mlm hari a lbh tepat (u khusyuk) & bacaan di wktu itu lbh berkesan." (73:6) #isramiraj

17.Keempat, masjid mrpkn sumber kebaikan & kebangkitan umat. #isramiraj

18.Allah memerintahkan u memakmurkan masjid dgn kegiatan yg bermanfaat. #isramiraj

19."Hanyalah yg memakmurkan masjid2 Allah ialah org2 yg beriman kpd Allah d hari kemudian.." (9:18) #isramiraj

20."..serta ttp mndirikan shalat,mnunaikan zakat,&tdk takut (kpd siapapun) slain kpd Allah.." (9:18) #isramiraj

21."Maka mrklah org2 yg diharapkn tmsk golongan org2 yg mendapat petunjuk." (9:18) #isramiraj

22.Pelajaran terakhir, shalat 5 waktu a slh satu hasil dr mi'raj Rasulullah saw. #isramiraj

23.Ktinggian derajat ibadah shalat adlh:1.Mi'raj org2 yg beriman, 2.Tiang agama, 3.Pembeda muslim dgn non-muslim.. #isramiraj

24.4.Tempat kita memohon pertolongan kpd Allah swt. #isramiraj

25."Shalat a tiang agama. Brgsiapa yg mengerjakannya dgn baik,mk dia menegakkan agama.." (Al-Hadist)

26."Brg siapa yg meninggalkannya (shalat), mk dia menghancurkan agama." (Al-hadist) #isramiraj

27. "Dan mohonlah pertolongan kpd Allah dgn sabar dan shalat.." (2:45) #isramiraj

28."Dan (shalat) itu sungguh berat,kec bagi orang2 yg khusyuk." (2:45) #isramiraj

29.Demikian kultwit hikmah #isramirajsemoga kt dpt mngambil pelajaran. Smga bermanfaat. Amin.

 

@hafidhuddin, 30 Juni 2011 M