Apakah di samping Allah ada tuhan yang lain ?
Tadarus hari ke-11 Ramadhan 1435 H membawa saya sampai pada Surat An Naml, sambil membaca tartil saya mencoba memahaminya. QS. An Naml yang terjemahannya adalah "Semut", binatang kecil yang sering dianggap manusia makhluk yang tak berguna, hanya mengganggu mengemari makanan manis. Ternyata semut diabadikan namanya oleh Allah SWT dalam kitab-Nya yang Mulya; Al Quran.
Semut yang dikisahkan dalam surat An Naml adalah semut yang mampu menyadarkan Nabi Sulaiman AS atas nikmat yang diterimanya dari Allah SWT hingga dengan spontan beliau berdoa, doa ini banyak diamalkan para shalihin, mensyukuri nikmat Allah SWT. Sekecil apapun itu, kalau Allah memberikan izin niscaya akan dapat memberikan hidayah kepada siapapun yang Allah kehendaki.
Tadarus hari ke-11 Ramadhan 1435 H membawa saya sampai pada Surat An Naml, sambil membaca tartil saya mencoba memahaminya. QS. An Naml yang terjemahannya adalah "Semut", binatang kecil yang sering dianggap manusia makhluk yang tak berguna, hanya mengganggu mengemari makanan manis. Ternyata semut diabadikan namanya oleh Allah SWT dalam kitab-Nya yang Mulya; Al Quran.
Semut yang dikisahkan dalam surat An Naml adalah semut yang mampu menyadarkan Nabi Sulaiman AS atas nikmat yang diterimanya dari Allah SWT hingga dengan spontan beliau berdoa, doa ini banyak diamalkan para shalihin, mensyukuri nikmat Allah SWT. Sekecil apapun itu, kalau Allah memberikan izin niscaya akan dapat memberikan hidayah kepada siapapun yang Allah kehendaki.


