Assalamu'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah, Membaca kisah yang tertulis dalam Al-Qur'an selalu menyenangkan karena selain terbuai dengan gaya bahasa penuturan, alur kisahnya juga selalu ada ibrah yang didapat setelah membacanya. Apalagi waktu membaca ditemani oleh kitab tafsir yang memberikan penjelasan lebih detail berkaitan dengan hal-hal yang tersirat dalam ayat, asbab an nuzul -nya, munasabahnya dengan ayat-ayat lain serta hadist-hadist yang berhubungannya, sehingga bisa menambah khasanah pemahaman kita.
Salah satu kisah yang bisa kita temukan dalam Al-Qur'an adalah kisah pengangkatan Thalut sebagai Raja dari Bani Israil setelah zamannya Nabi Musa 'Alaihissalam.
Pada zaman itu, Bani Israil mengalami kemunduran (krisis) karena banyaknya yang terbunuh dalam peperangan besar, mereka terusir dari kampung halamannya, yang lebih parah adalah ketiadaan Raja dan hampir terputusnya silsilah kenabian (nubuwah) karena habisnya anak keturunan Laawi yang darinya muncul para nabi. Sampai akhirnya Allah SWT mendengar do'a mereka dengan mengutus Nabi Syamuel a.s untuk berdakwah di antara mereka dan merekomendasikan pengangkatan Thalut sebagai raja.
Alhamdulillah, Membaca kisah yang tertulis dalam Al-Qur'an selalu menyenangkan karena selain terbuai dengan gaya bahasa penuturan, alur kisahnya juga selalu ada ibrah yang didapat setelah membacanya. Apalagi waktu membaca ditemani oleh kitab tafsir yang memberikan penjelasan lebih detail berkaitan dengan hal-hal yang tersirat dalam ayat, asbab an nuzul -nya, munasabahnya dengan ayat-ayat lain serta hadist-hadist yang berhubungannya, sehingga bisa menambah khasanah pemahaman kita.
Salah satu kisah yang bisa kita temukan dalam Al-Qur'an adalah kisah pengangkatan Thalut sebagai Raja dari Bani Israil setelah zamannya Nabi Musa 'Alaihissalam.
Pada zaman itu, Bani Israil mengalami kemunduran (krisis) karena banyaknya yang terbunuh dalam peperangan besar, mereka terusir dari kampung halamannya, yang lebih parah adalah ketiadaan Raja dan hampir terputusnya silsilah kenabian (nubuwah) karena habisnya anak keturunan Laawi yang darinya muncul para nabi. Sampai akhirnya Allah SWT mendengar do'a mereka dengan mengutus Nabi Syamuel a.s untuk berdakwah di antara mereka dan merekomendasikan pengangkatan Thalut sebagai raja.


