Mencari Cahaya dari Masjid ke Masjid perjalanan mengumpulkan bekal

30 Oktober 2008

RUU Pornografi

Assalamualaikum Wr. Wb

Hari ini, Kamis 30 Oktober 2008 sebuah Rancangan Undang-undang Pornografi yang sebelumnya bernama Rancangan Undang-undang Anti Pornografi sudah disahkan menjadi Undang-undang Pornografi dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin ketua DPR RI Agung Laksono. Secara aklamasi keputusan diambil, 8 fraksi menyetujui diundangkannya RUU pornografi tersebut, namun dua fraksi yakni FPDIP dan FPDS memilih untuk walk-out sebelum keputusan diambil.
Sebelum disahkannya undang-undang ini, begitu panjang perdebatan dan beragam persepsi yang berkembang di masyarakat Indonesia pun juga setelah beberapa saat disahkannya undang-undang pornografi ini beragam komentar yang muncul. Ana sengaja mengumpulkan berita-berita tentang pengesahan undang-undang pornografi pada hari ini lengkap dengan komentar yang diberikan oleh pembacanya.

- Kompas.com : Akhirnya RUU Pornografi Disahkan

F-PD: Hampir Semua Provinsi Setuju UU Pornografi
- Dakta.com : Akhirnya DPR Sahkan RUU Pornografi Tanpa FPDIP & FPDS
- detik.com : PDIP: Ada Pelanggaran Substansi di UU Pornografi

Menneg PP: Ini untuk Melindungi Anak Bangsa
- okezone.com : RUU Pornografi Resmi Disahkan


RUU Pornografi Disahkan, PDIP Ajukan Judicial Review
- liputan6.com : PDIP-PDS Walk Out


Ana sengaja membaca komentar-komentar yang masuk menanggapi berita-berita yang ditampilkan tersebut. Astagfirullah..., Semoga Allah SWT memberikan hidayah-Nya bagi orang-orang yang berkomentar dengan tidak santun dan terkesan egois. Walau bagaimanapun menolak atau menerima disahkannya RUU Pornografi ini bagi warga negara Indonesia adalah hak masing-masing, semoga suatu saat mereka yang menolak dapat berfikir dewasa untuk kepentingan bangsa dan bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan. Ana sendiri berdiri di kelompok yang mendukung disahkannya RUU Pornografi ini menjadi Undang-undang berdasarkan keyakinan yang Ana miliki. Terlepas dari pro kontra dan panjangnya jalan menuju pengesahannya, Ana memberikan apresiasi khusus buat fraksi-fraksi yang ikut dalam mengesahkannya. Ana menyayangkan sikap fraksi yang walk-out dan terkesan menjadikan aksi tersebut sebagai tindakan kampanye meraup suara pada Pemilu 2009, Ana yakin cara seperti ini adalah suatu cara yang egois, tidak memikirkan pembangunan moral anak bangsa dan sebuah cara yang 100% tidak mencerminkan kemajuan, tidak beriktikad baik bagi pembangunan moral anak bangsa.

Wallahua'lam...

Syukron.

27 Oktober 2008

Menjadi Relawan Kemanusiaan

Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillah, akhirnya Ana mempunyai kesempatan kembali untuk meng-update blog ini. Walaupun waktu agak terasa sempit di sela-sela kesibukan, Ana berusaha untuk meneruskan tulisan Ana di blog ini.

Kali ini Ana ingin menuangkan sedikit pengalaman dan rasa rindu pada suatu kegiatan kemanusiaan yang dulu sempat Ana alami yaitu menjadi seorang relawan kemanusiaan.

Setelah menamatkan Sekolah Menengah Pertama, Ana diterima pada salah satu SMA favorit di daerah Ana Sakti Alam Kerinci. SMU Negeri 1 Sungai Penuh yang baru 2 tahun berubah nama dari SMAN 1 Sungai Penuh menjadi tempat dimana awalnya Ana disadarkan, ditempa dan diajarkan tentang pentingnya kita hidup bermasyarakat sebagai makhluk sosial dan hidup tolong menolong antara sesama.
Sebenarnya Ana hanya berniat melanjutkan hobby kegiatan berorganisasi melalui Gerakan Kepanduan sekolah sebagai anggota Pramuka. Disamping terdaftar sebagai anggota Pramuka, Ana juga terdaftar menjadi anggota Palang Merah Remaja (PMR) di Sekolah.
Akhirnya dengan beberapa sebab Ana hanya melanjutkan keanggotaan sebagai anggota PMR. Pilihan ini cukup beralasan karena Ana menganggap kegiatan PMR sejalan dengan kegiatan harian Ana sebagai karyawan disebuah klinik kesehatan di Kota ini. Setiap Minggu Ana mengikuti latihan di PMR Kabupaten. Pada gilirannya Ana mendapat kepercayaan menjadi Ketua Umum PMR untuk sekolah, dan Ketua Harian PMR untuk Kabupaten Kerinci.
Selama di kegiatan PMR cukup banyak kegiatan sosial kemanusiaan yang Ana ikuti bersama teman-teman di bawah bimbingan Instruktur dan kakak-kakak senior. Mulai dari pendidikan dan latihan tentang Kepalangmerahan, penanggulan bencan dan kecelakaan kemudian turun langsung ikut dalam sukarelawan penganggulangan bencana (Satgas Merpati IV) akibat Gempa melanda Kerinci oktober 1995, penyuluhan, bakti sosial bersama tenaga kesehatan lainnya. Alhamdulillah, suka duka sebagai relawan menjadi pengalaman tersendiri yang patut Ana syukuri.
Sayangnya waktu itu Ana belum begitu paham, mengapa Ana disebut sebagai relawan dan apa itu relawan ?

Relawan adalah seseorang atau organisasi yang yang bekerja dalam gerakan kemanusiaan untuk kepentingan masyarakat korban bencana dan sebagainya yang bekerja secara sukarela tanpa mengharapkan keuntungan (profit) semata-mata didorong oleh kekuatan moral, rasa kemanusiaan dan semangat tolong menolong.

Menurut Wikipedia :
"A volunteer is someone who works for a community or for the benefit of environment primarily because they choose to do so. The word comes from Latin, and can be translated as "will" (as in doing something out of ones own free will). Many serve through a non-profit organization – sometimes referred to as formal volunteering, but a significant number also serve less formally, either individually or as part of a group.

A volunteer may or may not get paid or receive compensation for services rendered. [1] General Andrew Jackson's Tennessee Volunteers were paid by the General personally, although he did seek reimbursement at Washington for his expenditures.

Volunteering comes in many forms: serving food at the local homeless shelter, providing computer technical support to a non-profit organization, acting in a leadership capacity on a charitable organization's board of directors or coordinating the emergency response in the case of a disaster. Around the world volunteer centers exist to support the voluntary sector and make a difference in the communities that they serve.
"

Definisi Relawan (volunteer) lainnya dapat dibaca di sini

Di Indonesia dewasa ini ada banyak komunitas dan organisasi yang anggotanya menamakan dirinya sebagai relawan, diantarannya :

- Palang Merah Indonesia
- Bulan Sabit Merah Indonesia
Alhamdulillah Ana baru saja mendaftar menjadi salah satu anggota, dan Insya Allah diterima menjadi anggota.
-
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
- Gerakan 1001 buku
- Relawan Kanker
- Rumah Ilmu Indonesia

Akhirnya, Ana mengajak dan mempersilakan kepada para pengunjung blog ini untuk menjadi seorang relawan dan memilih sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki, bila tidak tercantum di sini Antum bisa searching di internet. Sekedar menyalurkan waktu luang yang biasanya terbuang percuma, alangkah baiknya kita manfaatkan waktu untuk kegiatan sosial terutama dengan niat ibadah tentunya.

Allah berfirma dalam Al-Quran :

"... Maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan,... " (QS. Al-baqarah : 148 & Al-Maidah : 48)

"... Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. " (QS. Al-Imran : 134)


Syukron katsiir...

يوليف ديان